Hari ini mulai dicoba untuk pertemuan tatap muka terbatas (PTMT) di SMP Yapindo guna menghadapi new normal semester Genap mendatang. PTMT ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat mengingat pandemi belum sepenuhnya berakhir. Masa percobaan ini rencananya akan berlangsung selama dua pekan mendatang. Satu pekan pertama untuk pendalaman materi dan pemantapan menghadapi Penilaian akhir semester (PAS), sepekan kemudian digunakan untuk PAS. Walaupun sudah dilaksanakan tatap muka namun siswa siswi masih menggunakan jaringan dalam menerima materi dan tugas. Para siswa siswi diwajibkan membawa handphone dengan aturan yang ditetapkan sekolah.
Foto : Koleksi PribadiHari ini kegiatan PTMT diawali dengan cek suhu tubuh, pemakaian masker, cuci tangan lalu menuju ruang belajar masing-masing kelompok. Orang tua diperbolehkan mengantar hanya sampai pada titik masuk sekolah yangsudah ditentukan. Para siswa dibagi dalam kelompok-kelompok belajar yang terdiri dari 15-17 siswa. Terdapat 10 kelompok belajar antara lain kelompok bilangan, himpunan, aljabar, sistem koordinat, pythagoras, statistika, bentuk akar, fungsi kuadrat, transformasi dan bangun ruang. Sedangkan ruang belajar yang dipakai berjumlah 10 ruang yang terdiri dari ruang Singapore, Beijing, Washington DC, Hongkong, Tokyo, Paris, Kuala Lumpur, New Delhi, Jakarta dan Seoul.
Foto : Koleksi Simulasi Tatap Muka SMP YapindoLebih jauh kepala sekolah menjelaskan percobaan PTMT ini ditujukan agar siswa siswi membiasakan diri dalam menerapkan protokol kesehatan. "Untuk lebih tepatnya PTMT ini disebut pemantapan PAS karena memang belum 100 persen tatap muka, baru sekitar 60 persennya saja", terang kepala sekolah, Bapak Kusnan, S. Pd. Siswa siswi yang ikut dalam masa percobaan ini sementara adalah yang berdomisili didalam housing 2 dan bedeng factory saja, mengingat peraturan dari yayasan untuk mengadakan tatap muka harus bertahap mulai dari 20, 40, 50, 60 sampai 100 persen.
Foto : Dewa Komang R."Latihan pemantapan PAS ini juga digunakan untuk menyosialisasikan mengenai tata cara ketika nanti new normal atau tatap muka 100 persen semester depan", jelas wakil kepala sekolah bidang kurikulum, Niken Budi Utami. Diharapkan waktu percobaan yang hanya dua pekan ini berhasil, berjalan lancar dan tidak ada hambatan apapun sehingga tercapai tatap muka seluruh siswa di semester mendatang.

0 Komentar
Silahkan Tulis Komentar Anda pada kolom dibawah ini
Emoji