LITERASI, secara sederhana adalah keberaksaraan, yaitu kemampuan menulis dan membaca. Budaya literasi dimaksudkan untuk melakukan kebiasaan berpikir yang diikuti oleh sebuah proses membaca dan menulis, yang pada akhirnya akan melahirkan sebuah karya.
Secara lebih luas, literasi juga dapat didefinisikan sebagai kemampuan dalam mengakses, memahami dan menggunakan informasi secara cerdas. Brian Ferguson menjabarkan bahwa kemampuan literasi informasi terdiri atas literasi dini, literasi dasar, literasi perpustakaan, literasi media, literasi teknologi dan literasi visual.
Pemerintah sendiri, melalui kemendikbud telah melakukan terobosan untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajar sepanjang hayat, dengan mengembangkan Gerakan Literasi Sekolah, sebagaimana di tuangkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015.
Terkait dengan Program Pemerintah tersebut, SMP Yapindo Sugar Group School, yang berlokasi di PT Sweet Indo Lampung Tulang Bawang, mengadakan Kegiatan Literacy Day bertajuk “Gali Potensi di Masa Pandemi” berupa Lomba Pembacaan Puisi secara daring yang dilaksanakan mulai tanggal 13 oktober , dengan puncak acara Grand Final pada tanggal 22 Oktober 2021.
Dalam sambutan diacara puncak Literacy Day tersebut, Kepala SMP Yapindo, Kusnan, S.Pd. mengemukakan,
bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini adalah sebagai upaya dari pihak sekolah
dalam memberikan support kepada peserta didik untuk terus menggali potensi yang
dimilikinya, meski sedang berada di masa-masa pandemic.
“Peserta lomba adalah seluruh pelajar SMP Yapindo. Dan lomba dilaksanakan secara daring.” imbuhnya
Dari tempat yang sama, Ketua Pelaksana kegiatan, Anton Dwi Prasetyo, S.Pd. dalam sambutannya menyatakan bahwa selain membaca puisi yang telah ditentukkan oleh panitia, peserta juga diwajibkan mengupload videonya melalui channel youtube.
“Sengaja kami wajibkan peserta mengupload video melalui youtube. Hal ini dimaksudkan agar mereka dapat mengembangkan literasi tekhnologi yang dimilikinya, yang bermuara pada penguasaan tekhnologi yang sesuai dengan perkembangan zaman,” papar Guru Bahasa inggris ini.
Lebih lanjut, ia juga mengemukakan bahwa
antusias peserta dalam mengikuti kegiatan tersebut pun sangat terasa. Hal ini
dibuktikan dengan banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.
“Namun, kita hanya pilih 18 orang yang masuk Grand final untuk diundang ke puncak acara untuk membacakan puisi sebagaimana yang ada dalam video dengan disaksikan oleh pihak guru dan undangan. Tentunya, dengan tetap mengedepankan Prokes.” lanjutnya.
Dari pantauan admin dilokasi kegiatan (Jumat,22/10), dengan Dewan Juri yang berasal dari Guru Bahasa Indonesia, Dra. Surya Dewi, Rudi Isbowo, M.Pd. dan Pisces Beryl, S.Pd. akhirnya pelaksanaan Grand Final Literacy day ditutup dengan pengumuman Juara. Berikut dokumentasinya.
| Kepala Sekolah memberikan Piagam Penghargaan Kepada Gema Galgani, Juara Umum Literacy Day 2021 |

0 Komentar
Silahkan Tulis Komentar Anda pada kolom dibawah ini
Emoji