CANANGKAN SEKOLAH SEHAT DAN MENYENANGKAN (SSM), SMP YAPINDO DIRIKAN TAMAN KELAS

Beberapa siswa, didampingi Miss Amel tengah membuat Taman Kelas sebagai bagian dari Program SSM


Sebagaimana dikutip dari laman KEMENDIKBUD.RI,  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI menghimbau, perlunya dihadirkan kegembiraan dalam proses belajar mengajar bagi peserta didik, dengan menjadikan sekolah sebagai taman yang menyenangkan.  



Sejalan dengan himbauan tersebut, SMP Yapindo Tulang Bawang meluncurkan sebuah program Kebaruan sebagai upaya untuk membangun lingkungan sekolah sebagai sebuah taman,  yaitu dengan penataan toilet siswa, kantin sekolah, pembuatan mural dan pembuatan taman-taman di depan kelas.

Miss. Amel (Team Literasi sekolah)

Salah satu team literasi sekolah, Amelia Rianti, S.Pd, menyatakan bahwa lingkungan sekolah yang mendukung kegiatan belajar mengajar sangat berpengaruh terhadap keberhasilan siswa. Oleh karena itu, pihaknya kini tengah mencanangkan pengadaan taman-taman didepan kelas sebagai upaya  mendorong terbentuknya budaya sekolah yang sehat, bersih dan cinta lingkungan dengan 
Sekolah Sehat dan Menyenangkan (SSM).

Miss. Mimi (Team Literasi Sekolah)

“Selain Budaya SSM, guru juga harus bisa mengkondisikan situasi kelas agar anak-anak fokus belajar, dan mampu menghadirkan inovasi baru dalam mengajar,”  terang Guru yang memiliki panggilan akrab Miss Amel (Senin, 16/12)


Hal senada dikemukakan oleh team literasi lainnya. Menurut Miss Mimi, SSM  ingin membawakan konsep yang dibawa bapak pendidikan kita, yakni Ki Hajar Dewantara secara modern dan milenial.  Menurut dia, SSM itu bukanlah sesuatu yang mewah, namun sekolah ramah anak yang diterapkan di keseharian.

“Sekolah masa depan, lanjut dia, yakni sekolah menyenangkan, yang memberi ruang tumbuhnya keunikan potensi setiap anak, serta sekolah yang membangun tiga aspek dasar keterampilan manusia untuk hidup di era digital yakni pola pikir yang terbuka, kompetensi abad 21 (berpikir kritis, kreatif, komunikatif, kolaboratif, pemecahan masalah) serta karakter moral dan etos kerja,” pungkas Miss Mimi


Posting Komentar

0 Komentar